Pada masa golden period (0-5 tahun), cara kita menyampaikan pesan dan berinteraksi kepada anak akan sangat menentukan bagaimana karakternya saat dewasa. Apa yang kita bicarakan dan lakukan pada anak akan terekam kuat dalam memorinya.
“Golden period adalah waktu di mana sel otak tumbuh dengan cepat dan sensor pertama yang mereka terima adalah sentuhan dan suara,” ungkap dr. Adre Mayza, Sp.S(K) yang adalah Kepala Bidang Pemeliharaan dan Penanggulangan Intelegensia Kesehatan dari Departemen Kesehatan RI, pada acara Pfizer Presscircle beberapa waktu lalu.
Itu mengapa menurut Adre, ketika kita berbicara kasar dan bertingkah kasar maka anak-anak akan merekamnya lekat-lekat dalam otak. Alhasil ketika mereka dewasa yang mereka “putar ulang” adalah memori masa kecilnya. “Karena bagaimana pun juga, orang tua adalah media pembelajaran mereka, jadi mau tidak mau apa yang dilakukan orang tua akan dianggap sebagai ilmu pengetahuan pertama.”
Adre pun mengingatkan, bahwa membentuk anak yang cerdas bukan hanya dari nutrisi yang optimal tapi juga harus ada rangsangan yang baik. “Dan orang tua adalah sumber rangsangan itu, jadi mulai dari sekarang berbicara serta bertingkah bijaklah kepada anak-anak.”
(Rut Avianti-Siagian Priska/FJ/www.preventionindonesia.com)
Sumber : http://vibizlife.com/health_details.php?pg=health&id=17656&sub=health&awal=0&page=1
Jadi...berhati-hatilah bila berbicara pada anak, adik, serta keponakan bahkan cucu kita yang masih kecil. Jangan sampai pembicaraan yang mereka ucapkan tidak sesuai dengan usia mereka. Bila itu terjadi, bukan salah mereka, tapi lihatlah orang-orang dewasa yang ada di sekitarnya. Karena merekalah tersangka utamanya. Anak kecil belum mampu untuk memilah mereka hanya mampu menyerap informasi yang di dapat dari panca indranya dan hal tersebut sangat dipengaruhi oleh lingkungan yang ada di sekitarnya.
Selasa, 09 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar