Sabtu, 03 April 2010

Ciptakan Kenyamanan di Rumah Anda


VIVAnews - Interior rumah tak akan terlihat nyaman jika tak dilengkapi dengan perabotan unik. Sebab perabotan-perabotan yang unik dan menarik justru bisa membuat penghuninya merasa nyaman dan makin betah tinggal di rumah.

Apakah Anda telah memiliki barang-barang ini untuk memberikan kenyamanan rumah Anda? Jika belum, segera rencanakan untuk menambah koleksi perabotan rumah dengan barang-barang berikut:

Selimut lembut

Ruangan kamar tidur rasanya tak lengkap, jika belum dilengkapi dengan selimut yang lembut. Dengan adanya kelembutan selimut, tak hanya membuat tidur Anda nyenyak tapi juga merasa nyaman berada di kamar.

Lilin beraroma

Bau yang akrab dan menenangkan langsung dapat membuat Anda merasa nyaman, apalagi ditambah pancaran cahaya lilin yang menghangatkan. Dijamin akan membuat suasana rumah makin menenangkan.

Musik

Alunan musik yang indah bisa mengubah segalanya. Untuk itu, sediakan speaker yang tepat di rumah agar kualitas suara musik makin terdengar indah dan membuat suasana rumah menjadi lebih santai.

Peralatan masak moden

Dapur yang sehat dan bersih dilengkapi peralatan yang modern ternyata tak hanya membuat interior rumah makin modern. Sebab, saat ini dapur tak hanya dijadikan tempat memasak tapi juga sebagai tempat kumpul keluarga yang nyaman. Untuk itu, cipatakan dapur nyaman untuk kelaurga Anda.

Bingkai foto

Snapshot foto dari teman dan keluarga sebagai hiasan meja atau dinding merupakan sebuah cara untuk menunjukkan pada para tamu bahwa keluarga Anda penuh dengan momen bahagia. Ini juga bisa memberikan kenyamanan tak hanya buat keluarga tapi juga bagi orang yang tengah bertamu.

Bunga segar

Bunga bisa menjadi penghibur dan bisa memberikan kesegaran pada setiap ruangan, terutama bunga-bunga dengan warna cerah, bisa membuat suasana rumah lebih ceria.




Sumber :

http://id.news.yahoo.com/viva/20100331/tls-ciptakan-kenyamanan-di-rumah-anda-34dae5e.html

Selasa, 30 Maret 2010

Cegah Stroke dengan Sebatang Cokelat


VIVAnews - Cokelat tak sekedar camilan lezat, namun juga menyehatkan. Makan sebatang cokelat sehari mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan stroke.

Studi menemukan konsumsi cokelat secara teratur menurunkan potensi penyakit jantung hingga 39 persen. Temuan ini berdasar analisa manfaat kakao terhadap kesehatan dengan melibatkan 30 ribu responden usia 35-65 tahun.

Kandungan flavanol dalam biji kakao berfungsi meningkatkan oksidasi nitrat dalam darah dan memperlancar fungsi pembuluh darah. Cokelat hitam lebih baik dikonsumsi daripada cokelat susu atau cokelat putih karena mengandung antioksidan lebih tinggi.

Brian Buijsse, seorang ahli epidemiologi nutrisi di Universitas Wageningen Belanda, menemukan, konsumsi sebatang cokelat ukuran kecil setiap hari bermanfaat bagi kesehatan. Dengan takaran enam gram sehari mampu menurunkan risiko terkena jantung dan stroke sebesar 85 kasus per 10 ribu orang.

Namun, dia mengakui bahwa cokelat juga mengandung kalori tinggi. Sebanyak 100 gram cokelat, rata-rata mengandung 500 kalori. Sehingga bila dimakan berlebihan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.

Cokelat idealnya dijadikan sebagai makanan sehat menggantikan makanan padat lain seperti makanan ringan untuk mempertahankan energi dan berat badan tetap stabil. "Kita harus memastikan cokelat sebagai bagian diet sehat dan seimbang," ujarnya.



Sumber :

http://id.news.yahoo.com/viva/20100330/tls-cegah-stroke-dengan-sebatang-cokelat-34dae5e.html

Makanan Penghalau Stres


VIVAnews - Saat stres melanda dan ingin memperoleh kenyamanan dengan makanan, menjauhlah dari es krim dan makanan berlemak. Lemak tinggi memang membuat perasaan membaik selama beberapa saat, tapi selanjutnya justru membuat semakin stres.

Patricia Bannan, MS, RD, penulis buku 'Eat Right When Time Is Tight' memberi tips bagaimana menghindari stres di berbagai keadaan dengan makanan sehat rendah kalori.

Teh Herbal

Rasakan tubuh kian ramping dengan cepat dengan minum secangkir teh herbal hangat atau dingin. Aroma peppermint, spearmint, dan chamomile dapat mengurangi gas dalam tubuh Anda sehingga peminumnya akan merasa tenang.

Kacang Pistachio

Syaraf yang tegang di tempat kerja bisa dihilangkan dengan segenggam kacang pistachio. Penelitian menemukan pistachio mengurangi respons tubuh terhadap stres dengan mengurangi tekanan darah. Uniknya, 30 butir pistachio hanya mengandung sekitar 100 kalori, 200 kalori lebih sedikit daripada makanan kecil kebanyakan.

Kentang atau Ubi Jalar

Sulap masa-masa menjengkelkan sebelum menstruasi menjadi lebih menyenangkan dengan makan kentang atau ubi jalar dengan segelas susu kedelai. Wanita yang berada mengalami sindrom pra-menstruasi cenderung memiliki tingkat darah rendah kalsium dan magnesium.

Bannan mengatakan, Ubi jalar merupakan sumber magnesium yang baik, dan mengurangi retensi air yang berlebihan serta meningkatkan mood. Sedangkan susu kedelai mengandung kalsium serta vitamin B12, yang meningkatkan kadar serotonin, yang menciptakan perasaan bahagia.

Sup Miju-miju

Minum sup miju-miju atau kacang lentil yang kaya asam folat untuk meningkatkan memori dan menurunkan kadar homosistein, yang berpotensi merusak asam amino. Mereka yang mengalami penurunan kadar homosistein biasanya cenderung gelisah dan lemas.



Sumber :

http://id.news.yahoo.com/viva/20100330/tls-makanan-penghalau-stres-34dae5e.html

Senin, 29 Maret 2010

Tersenyumlah Lebar Agar Panjang Umur


VIVAnews - Coba buka kembali album foto yang mengabadikan gambar-gambar Anda. Jika semua menampakkan senyum lebar Anda, bersyukurlah. Itu pertanda, Anda akan memiliki umur panjang.

Peneliti Wayne State University Detroit yang mengevaluasi 230 foto pemain baseball sejak 1950 menganalisa hubungan antara senyum, usia, kehidupan pernikahan, serta massa indeks tubuh. Senyuman menunjukkan kebahagiaan yang mempengaruhi tingkat kesehatan seseorang.

Penelitian yang dimuat dalam Psychological Science menemukan, rata-rata umur orang yang tersenyum tipis atau tidak tersenyum adalah 72,9 tahun. Sementara umur orang yang tersenyum lebar hidup lebih lama, mencapai 79,9 tahun.

"Orang dengan senyum paling intens cenderung memiliki hidup lebih lama, dibandingkan orang lain," ujar Ernest L. Habel, profesor kebidanan, ginekologi dan psikologi di Wayne State University.

Menurutnya, semakin intens senyum seseorang, memperlihatkan kebahagiaan yang mendasari dan mempengaruhi sikap lebih positif. "Sulit untuk berpura-pura tersenyum lebar bila tidak bahagia." Namun, sulit mendeteksi orang yang pemalu terhadap kamera.

Orang yang tersenyum lebar ditandai dengan senyum Duchenne, dinamai sesuai nama neurolog Prancis. Ciri-cirinya yakni pipi dan sudut-sudut mulut naik serta muncul kerutan di sekitar mata.

Jadi ada dua manfaat tersenyum lebar saat beraksi di depan kamera. Hasil foto yang lebih baik serta meningkatkan harapan hidup Anda. Jadi, tunggu apalagi?


Sumber :

http://id.news.yahoo.com/viva/20100328/tls-tersenyumlah-lebar-agar-panjang-umur-34dae5e.html

Minggu, 28 Maret 2010

Nafsu Makan Menunjukkan Kepribadian Kita


KOMPAS.com — Ternyata saat kita merasakan lapar, hal ini tidak hanya menunjukkan bahwa kita butuh makan. Menurut Alan R Hirsch, MD, Kepala Smell & Taste Treatment and Research Foundation di Chicago, rasa lapar juga bisa mengindikasikan kepribadian seseorang. Apa iya?

Hirsch tidak tanggung-tanggung, penulis buku What Flavor Is Your Personality? ini meneliti 18.000 orang yang berusia 25 tahun untuk sampai pada kesimpulan tersebut. Coba cek kesehatan dan kepribadian kita melalui daftar sandi lapar berikut ini:

Merindukan makanan asin
Status gizi: Jika kita hanya ingin menikmati makanan-makanan yang asin, ini adalah pertanda tubuh kita kekurangan mineral. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan, perempuan yang mengonsumsi makanan dengan kadar kalsium yang kurang umumnya selalu mencari makanan dengan rasa lebih asin.

“Ini berbeda dengan perempuan yang kadar kalsiumnya tinggi dan memiliki tulang yang bagus,” ucap Michael Tordoff, PhD, peneliti dari Monell Chemical Senses Center di Philadelphia. Analisis masuk akalnya, sodium secara perlahan dapat meningkatkan kadar kalsium dalam darah. Itu mengapa kemudian tubuh “berbicara” pada otak untuk memerintahkan kita mencari makanan-makanan asin.

Kepribadian Anda adalah santai, tidak terlalu memaksakan diri, yang penting adalah melakukan yang terbaik dan mengikuti ke mana jalan hidup membawa. Sebab, dalam penelitian yang dilakukan Hirsch, pencinta rasa asin meyakini apa yang terjadi pada dirinya juga melibatkan faktor eksternal, bukan semata-mata karena usahanya sendiri.

Tergila-gila dengan cokelat
Status gizi: Rasa cokelat digemari karena kemampuannya untuk membuat kita tenang. Khasiat ini dimiliki cokelat karena makanan ini memang menstimulasi otak untuk mengeluarkan serotonin. “Saat kita mencari-cari cokelat, ini adalah cara tubuh memberitahu bahwa kita membutuhkan antidepresan untuk membuat kita kembali tenang menghadapi apa pun juga,” ucap Hirsch.

Kepribadian Anda: Menurut Hirsch, pembacaan karakternya akan tergantung pada jenis cokelat yang kita inginkan. Jika yang kita cari adalah dark chocolate maka karakter kita, menurutnya, seseorang dengan kepribadian menyenangkan. Dapat diajak bersenang-senang, tapi juga sangat tepat untuk memimpin satu proyek besar. Sedangkan bagi kita yang menginginkan milk chocolate, karakternya adalah kebalikan dari dark chocolate. “Pendiam dan lebih suka menyendiri.”

Menginginkan makanan manis
Status gizi: Hampir sama ketika kita menginginkan cokelat, tubuh kita membutuhkan “pemantik” mood. Atau bisa juga tubuh kita kekurangan energi maka meminta kita untuk kembali mengisi bahan bakar dari makanan manis.

Kepribadian Anda: “Pencinta makanan manis adalah orang-orang yang senang hura-hura. Tidak hanya itu, mereka juga senang menonjolkan diri sendiri dan merasa paling spesial,” Hirsch memaparkan.

Rindu makanan dengan kombinasi rasa manis dan asin
Status gizi: Ini adalah cara tubuh memberitahu bahwa tubuh kita kekurangan sodium dan glukosa. Kekurangan dua nutrisi ini adalah indikasi awal bahwa fungsi tubuh tidak bekerja secara maksimal. Alhasil, sel-sel tubuh tidak gesit dan kita pun menjadi mudah lelah. “Maka sangat masuk akal kita ingin cokelat yang ditaburi keju untuk kembali prima,” jelas Hirsch.

Kepribadian Anda: Hirsch mengamati, orang yang suka mencelupkan keripik kentang ke dalam cokelat biasanya adalah orang-orang kreatif, tapi sangat individual. “Ada waktu dia sangat mencintai kesendiriannya.”

(Prevention Indonesia/Siagian Priska)


Sumber :

http://kesehatan.kompas.com/read/2010/03/15/20164939/Nafsu.Makan.Menunjukkan.Kepribadian.Kita

Kenari Aman untuk Gula Darah


KOMPAS.com - Belum waktunya makan siang, tapi perut sudah "bernyanyi"? Anda boleh kok, mengudap sesuatu di sela jam makan asalkan memilih makanan tepat dan sehat. Kacang-kacangan seperti kenari, misalnya, bisa menjadi pilihan kudapan yang sehat, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat gula darah tinggi. Jenis kudapan ini aman dan tak membuat gula darah cepat naik.

Sebuah penelitian menyebutkan, konsumsi segenggam kenari setiap hari bisa membantu memperbaiki pembuluh darah pada penderita diabetes. Manfaat kenari bagi penderita diabetes dan kaitannya dengan gula darah di antaranya:

Fungsi endotel meningkat
Sel endotel pembuluh darah merupakan satu lapis sel yang terletak di antara aliran darah dan jaringan. Penelitian pada dua orang penderita diabetes yang mengonsumsi kenari setiap hari selama 8 minggu menunjukkan, fungsi endotel membaik secara signifikan. Sel endotel menjadi salah satu sasaran ketika penyakit diabetes mulai menjalar dan menyerang pembuluh darah. Jika sel ini berfungsi baik, pembuluh darah penderita diabetes terlindungi.

Mencegah plak di arteri
Kenari memiliki kandungan asam alfa linolenat yang tinggi. Kandungan ini membantu melindungi arteri, dan melawan terjadinya plak di arteri.

Mengendurkan pembuluh darah dan mengontrol tekanan darah
Kenari mengandung asam amino yang disebut L-arginin yang tinggi. Kandungan ini membantu mengendurkan pembuluh darah dan mengontrol tekanan darah.  

Tidak membuat berat atau lingkar pinggang bertambah
Kandungan protein dan serat dalam kenari tidak membuat tubuh Anda menjadi melar karena kudapan kacang-kacangan setiap hari. 


Sumber :

http://kesehatan.kompas.com/read/2010/03/23/18324136/Kenari.Aman.untuk.Gula.Darah.

7 Mitos Lemak yang Menyesatkan


KOMPAS.com — Lemak sering kali dituding sebagai "biang keladi" obesitas serta berbagai jenis penyakit berbahaya lainnya. Akibatnya, kian hari kian banyak saja perempuan yang menyingkirkan lemak dari menu sehari-hari. Padahal, beberapa di antara pernyataan buruk tentang lemak itu hanyalah mitos yang menyesatkan. 

Mitos 1: Jangan Minum Susu kalau Mau Kurus
Tubuh kita membutuhkan protein, vitamin (A dan D), mineral, dan suplai energi yang terkandung di dalam susu. Susu juga amat baik karena kandungan kalsium yang tinggi (116-290 mg kalsium per 100 gram susu). Kekurangan kalsium akan membuat Anda rentan terserang osteoporosis dan kekurangan produksi hormon yang bisa membantu mengurai lemak di dalam tubuh. 

Tip: Minumlah susu 1-2 kali sehari. Perempuan berusia di bawah 30 tahun masih boleh mengonsumsi susu full cream. Susu low fat ataupun nonfat adalah pilihan terbaik bagi yang usianya di atas 30 tahun. 

Mitos 2: Avokad adalah Jenis "Buah Terlarang"
Lemak di dalam avokad adalah asam lemak omega-9, jenis lemak baik yang justru mampu menekan kadar kolesterol jahal (LDL). Avokad juga kaya serat sehingga bisa menyerap kelebihan LDL dan membuangnya bersama sisa-sisa pembakaran. Avokad pun kaya kalium yang berkhasiat menstabilkan debar jantung dan tekanan darah serta memelihara kesehatan sistem saraf. Juga kaya vitamin E dan B yang penting untuk menjaga kesehatan kulit, mencegah penuaan dini, dan memperkuat imunitas tubuh. 

Tip: Santap avokad tanpa tambahan dressing, seperti susu, cokelat, ataupun gula. Avokad juga lezat dinikmati sebagai pengganti mentega atau butter untuk melapisi roti. 

Mitos 3: Mentega Lebih Baik daripada Minyak Goreng
Mentega terbuat dari krim susu sehingga kandungan kolesterol di dalamnya justru lebih tinggi dibandingkan minyak goreng. Terlebih, minyak goreng yang terbuat dari bahan nabati, seperti minyak zaitun, minyak kanola, atau minyak wijen. Meski minyak goreng nabati mengandung lebih banyak lemak dibandingkan mentega, sebagian besar kandungan lemak yang terdapat di dalamnya tergolong lemak "baik" yang mudah diuraikan tubuh. 

Tip: Hindari memproses makanan dengan cara digoreng dan pilihlah makanan yang direbus, dikukus, atau ditumis. Jika terpaksa mesti menggoreng, pilihlah jenis minyak nabati. 

Mitos 4: Banyak-banyak Makan Telur Itu Aman
Memang banyak olahragawan yang makan telur banyak-banyak demi mendapatkan tubuh berotot. Tapi, mereka punya panduan diet yang membatasi jumlah konsumsi telur dan mengimbanginya dengan asupan nutrisi lain. Telur memang mengandung banyak zat gizi, seperti vitamin B-kompleks, asam amino esensial, seperti mineral (besi, fosfor, dan kalsium). Namun, selain kaya gizi, kandungan kolesterol di dalam kuning telur amat tinggi sehingga konsumsinya harus dibatasi. 

Tip: Batasi makan telur menjadi 2 butir per minggu. Bersama telur, konsumsilah sayur-sayuran yang kaya vitamin A, D, E, dan K, seperti wortel dan tauge, untuk membantu melarutkan lemak. 

Mitos 5: Pantang Makan Daging Bikin Tubuh Langsing
Daging adalah bahan pangan yang kaya protein serta asam amino esensial yang penting bagi tubuh. Di dalam daging ikan terkandung asam lemak omega-3 yang berguna mencegah penyakit jantung serta omega-6 yang mampu meningkatkan pembakaran energi dalam tubuh, mengatasi retensi (penarikan air dalam tubuh) dan penyakit jantung koroner. 

Tip: Perbanyak konsumsi ikan dibandingkan daging sapi dan ayam. Buang kulit dan bagian yang berlemak. Jika ingin menyantap steak, hindari steak prime rib atau T-bone yang banyak lemak. 

Mitos 6: Doyan Es Krim Bikin Badan Melar
Es krim yang berbahan dasar susu memang mengandung lemak dan kolesterol dalam jumlah bervariasi. Tetapi, jangan lupa, di dalam setiap jenis makanan terdapat zat gizi yang baik dan buruk bagi tubuh. Selain lemak dan kolesterol, es krim juga mengandung banyak sekali mineral (kalsium, magnesium, natrium, kalium, besi, seng, dan iodium), protein, serta vitamin A, B, D, dan E. Kalsium malah mampu meningkatkan produksi hormon yang bertugas menguraikan lemak dalam tubuh. 

Tip: Pilih es krim rendah lemak, sorbet, ataupun gelato. Lebih baik lagi, nikmatilah es krim dengan dicampur beraneka macam potongan buah. 

Mitos 7: Kacang-kacangan adalah Camilan yang Menggemukkan
Penelitian di Purdue University menyatakan, menyantap kacang-kacangan bisa mendatangkan rasa kenyang lebih lama dibandingkan camilan diet, seperti biskuit beras dalam jumlah sama. Lemak dalam kacang adalah omega-9, lemak "baik" yang mampu menurunkan level LDL. Kacang almon, hazelnut, dan walnut mengandung asam amino arginine yang mampu memperlebar pembuluh darah arteri dan menurunkan tekanan darah. 

Tip: Menurut penelitian, mengemil kacang 5 kali seminggu masing-masing 1 bungkus kecil dapat menurunkan risiko serangan jantung sebesar 25-39 persen. Tapi, konsumsi kacang yang dipanggang, jangan yang digoreng. 

(Nayu Novita/Majalah Chic)


Sumber :

http://kesehatan.kompas.com/read/2010/03/26/1158469/7.Mitos.Lemak.yang.Menyesatkan.